Boleh Kita Berprasangka? - Blog Penerbit Anlitera :: Jagonya Cetak Buku Murah Book Paper

Boleh Kita Berprasangka?

SAYANGNYA Oleh : Luqman Abdurrahman Shaleh . Manusia diciptakan oleh Allah dengan status makhluk sosial. Artinya, ia tidak bisa hidup ...

SAYANGNYA
Oleh : Luqman Abdurrahman Shaleh
.
Manusia diciptakan oleh Allah dengan status makhluk sosial. Artinya, ia tidak bisa hidup sendiri dan membutuhkan peran serta orang lain. Bukan hanya untuk menyambung hidup, melainkan juga meski sekedar berbagi cerita maupun kisah kehidupan yang dialami.
.
Manusia diciptakan dengan beragam karakter. Bisa baca ilmu psikologi tentang beragam "ciri khas" manusia. Yang pada intinya kita tak bisa menseragamkannya dengan satu sikap yang kita lakukan. Contoh paling konkrit ialah ada orang yang suka bergurau, ada yang baperan alias apa-apa diseriusin.
.
Sayangnya, kita belum juga peka terhadap tipe-tipe ini. Sehingga justru kita serius pada orang yang suka bergurau, begitu pun sebaliknya, suka bergurau justru pada orang yang baperan. Atau bergurau pada saat serius, dan serius pada saat bergurau. Terlebih terkait prasangka.
.
Prasangka itu boleh, tapi tidak untuk dilontarkan. Prasangka pasti ada, karena kita adalah manusia biasa yang tak luput dari akhlak mazmumah. Hanya saja, ketika prasangka itu terus kita pendam dalam hati, takkan dicatat sebagai amal keburukan oleh-Nya. Tapi ketika sudah terlontar dari lisan kita, wallahualam bish shawwab.
.
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah telah memaafkan apa yang umatku katakan di dalam hati selama tidak dilakukan atau dikatakan." (HR. al-Bukhari dan al-Nasa'i).
Disqus

Our Partners

Selama lima tahun, kami sudah bekerjasama dengan berbagai instansi, komunitas, maupun lembaga. Kepercayaan mereka adalah prioritas bagi kami.

  • Professionally Book Publisher
  • Melayani dengan ikhlas dan sepenuh hati kepada customer.
  • Proses pengerjaan naskah yang cepat tanpa menunggu lama.
  • Pengiriman tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.