Kisah Dengan Si Dosen Pencoret - Blog Penerbit Anlitera :: Jagonya Cetak Buku Murah Book Paper

Kisah Dengan Si Dosen Pencoret

MENGATASI Oleh: Luqman Abdurrahman Shaleh . Jengkel, marah, kesal, itulah yang dirasakan jika memiliki dosen pembimbing "Killer"...

MENGATASI
Oleh: Luqman Abdurrahman Shaleh
.
Jengkel, marah, kesal, itulah yang dirasakan jika memiliki dosen pembimbing "Killer". Bagaimana tidak, sudah bimbingan berulang kali tapi tetap saja salah, bahkan untuk kesalahan kecil pun harus merombak total sistematika penulisan tugas akhir.
.
Santai saja, disini saya sudah dua kali kok mengalami situasi yang sama. Dalam pengerjaan skripsi dan thesis. Ada beberapa tips ampuh agar tugas akhirmu selesai tepat waktu atau dengan jangka waktu relatif singkat; dengan catatan dibimbing oleh dosen "Killer".
.
Pertama, jangan membantah. Salah satu sifat dari dosen "Killer" ialah idealis yang tinggi. Jika A ya A, jika B ya B. Ia berpikir demikian karena memiliki dasar kuat dan tentu berasal dari perjalanan hidupnya selama ini. Jika kamu sekali membantah, bahkan memberikan masukan saja, niscaya tugas akhirnya tidak akan kelar-kelar. Iyain aja dan turuti apa mau dia. Cie ...
.
Kedua, bersungguh-sungguh. Jika sudah dihadapkan pada dosen "Killer", jangan lagi ada kata malas atau melaksanakan tugas setengah hati. Allah sudah menakdirkan demikian sebagai langkah kesuksesanmu. Hanya saja mungkin dirimu tidak peka terhadap suratan takdir-Nya. Jika masih saja malas, tentu kamu memilih untuk menjadi orang biasa-biasa saja atau bisa jadi malah gagal di pertengahan jalan karena menyimpan dendam padanya. Alhasil, tugas akhir pun tidak kunjung selesai.
.
Ketiga, lampirkan revisi sebelumnya. Dosen "killer" juga manusia, dan dia tidak menjadi pembimbingmu saja. Tidak akan ingat apa yang dikatakan sebelumnya terhadap hasil tugas akhirmu, jadi kamu harus memaklumi itu. Lampirkan hasil coret-coret sebelumnya dibagian belakang sehingga dia ingat letak kesalahanmu sebelumnya. Kebanyakan dari temen-temen menyalahkan si doi (dosen killer), padahal kita sendiri yang kurang greget terhadap hal ini.
.
Keempat, sesering mungkin bertemu. Intensitas pertemuan yang rutin akan membuat hati si doi jadi luluh. Seidealisnya orang pasti punya rasa iba. Bukan hanya itu, seringnya kamu berkonsultasi menandakan bahwa dirimu benar bersungguh-sungguh dalam proses pengerjaannya. Jangan lupa pula tulis dibagian cover mengenai keterangan revisi, misal revisi ke-5 tanggal 17 Mei 2018, dst. Sehingga dia tahu proses hijrahmu menjadi lebih baik dalam pengerjaan tugas akhir.
.
Cara diatas adalah langkah mengatasi situasi tak terduga jika dibimbing oleh dosen "Killer". Jangan menggunakan cara kuno seperti memberi snack, makanan, bingkisan dll. Lebih baik pergunakan uang itu untuk membantu yang lebih membutuhkan. Dan jangan lupa untuk terus melantunkan sholawat, ayat kursi, dll; intinya berdzikir ketika menunggunya, agar setiap perjalanan proses pengerjaan tugas akhir mulai awal bernilai ibadah.
Disqus

Our Partners

Selama lima tahun, kami sudah bekerjasama dengan berbagai instansi, komunitas, maupun lembaga. Kepercayaan mereka adalah prioritas bagi kami.

  • Professionally Book Publisher
  • Melayani dengan ikhlas dan sepenuh hati kepada customer.
  • Proses pengerjaan naskah yang cepat tanpa menunggu lama.
  • Pengiriman tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.