Orang Indonesia Nggak Kapok Denda - Blog Penerbit Anlitera :: Jagonya Cetak Buku Murah Book Paper

Orang Indonesia Nggak Kapok Denda

DENDA Oleh: Luqman Abdurrahman Shaleh . Menyikapi denda hampir setengah Milyar yang diterima oleh pihak Persebaya, saya rasa itu merupaka...

DENDA
Oleh: Luqman Abdurrahman Shaleh
.
Menyikapi denda hampir setengah Milyar yang diterima oleh pihak Persebaya, saya rasa itu merupakan hal wajar dan pantas untuk diberikan. Anehnya hampir seluruh temen-temen pecinta sepak bola bersikap sinis kepada sanksi dari PSSI.
.
PSSI selaku induk sepak bola Nasional tentu sudah melakukan banyak penelitian dan observasi agar olahraga paling merakyat ini dapat tumbuh dan berjalan kondusif. Mulai dari hastag hingga jargon-jargon di bunyikan agar fanatik buta antar suporter meredam dan mengubah sepak bola sebagai hiburan serta permainan bukan perpecahan antar golongan.
.
Sanksi berupa denda pembayaran uang, saya rasa sangat pas jika dibandingkan dengan hukuman tanpa penonton, atau kalah WO. Karena sepak bola tanpa penonton sangat tidak nyaman dilihat. Dan memang tidak ada sanksi lain yang pas untuk menyesuaikan karakter suporter kita yang sulit untuk diajak bicara.
.
Selepas jumat kemarin, banyak berseliweran meme "PSSI cair, banjir duit", "PSSI banjir angpao", "PSSI tuan kreb", dan masih banyak lagi. Selama masih ada pemikiran seperti ini, maka tandanya suporter negeri ini belum bisa berbenah. Jangan heran jika sampai saat ini belum ada stadion yang tidak memiliki lintasan lari (yang sebenarnya tempat antisipasi bagi aparat keamanan). Sebab karakternya tidak baik saat berlangsungnya pertandingan.
.
PSSI ya jatuhnya pasti ke manajemen tim sepak bola, dan manajemen tim sepak bolalah yang memberikan himbauan, bimbingan dan pembelajaran bagi suporternya. Jika tidak mau diberi sanksi, ya berikan juga sanksi pada suporter yang berbuat rusuh seperti pelemparan botol, penyalaan flare,bahkan hingga kencing di gawang.
.
Jika di luar negeri, seluruh penonton stadion wajib memiliki member card. Bila terbukti melakukan pelanggaran, maka suporter itulah yang diberikan sanksi bahkan namanya bisa di blokir dan tidak diperbolehkan memasuki stadion seumur hidup. Sayangnya, justru di Indonesia suporter bersangkutan bebas berkeliaran dan yang menerima sanksi adalah pihak manajemen. Dan lebih parahnya lagi, pihak manajemen juga tidak mau mengusut tuntas pelaku suporter dengan alasan kekeluargaan.
.
Sanksi PSSI adalah tepat dan sangat tepat. Bahkan saya mendukung sanksi lebih besar lagi dibanding tahun sebelumnya. Ini sebagai pembelajaran bagi manajemen tim untuk "menjinakkan" suporternya hingga terciptalah nuansa sepak bola yang nyaman, aman, dan menyenangkan.
Disqus

Our Partners

Selama lima tahun, kami sudah bekerjasama dengan berbagai instansi, komunitas, maupun lembaga. Kepercayaan mereka adalah prioritas bagi kami.

  • Professionally Book Publisher
  • Melayani dengan ikhlas dan sepenuh hati kepada customer.
  • Proses pengerjaan naskah yang cepat tanpa menunggu lama.
  • Pengiriman tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.