Pro Kontra Pemblokiran Tik Tok - Blog Penerbit Anlitera :: Jagonya Cetak Buku Murah Book Paper

Pro Kontra Pemblokiran Tik Tok

TIK-TOK Oleh : Luqman Abdurrahman Shaleh . Pengalaman dua minggu yang lalu, ketika mulai tergiur dengan hal-hal berbau viral. Aplikasi...

TIK-TOK
Oleh : Luqman Abdurrahman Shaleh
.
Pengalaman dua minggu yang lalu, ketika mulai tergiur dengan hal-hal berbau viral. Aplikasi yang konon katanya mampu membuat orang lebih percaya diri tampil di depan kamera dan melatih pula agar tidak nervous saat berbicara di depan publik. Benarkah demikian?
.
Saat itu, saya menginstal aplikasi dengan jumlah data 55MB. Ukuran tersebut bisa membuat smartphone menjadi badphone karena seluruh aktivitas CPU (Central Processing Unit) lebih terfokus pada aplikasi tersebut. Alhasil kinerjanya akan menjadi lambat, lambat, lambat, dan biasanya kalo diteruskan tiba-tiba blank dengan sendirinya,
.
Ketika awal login pada suatu jejaring sosial, biasanya saya tidak langsung memberikan penjelasan detail bahkan cenderung saya palsukan, mulai dari nama, tempat lahir, tanggal lahir, dan alamat. Saat itu saya pilih 2008 sebagai angka kelahiran saya, artinya sampai saat ini berusia sepuluh tahun, dan ternyata tetap bisa login.
.
Hal pertama yang saya lihat setelah berhasil mendaftar, sungguh mengerikan. Pikir saya, "mungkin hanya beberapa saja", tapi ternyata 80% video dengan jumlah followes dan like plus komentar terbanyak menampilkan video tak senonoh. Dan hal ini secara intens tampil di Beranda. Belum lagi setiap 15 menit (jika tidak membuka aplikasi ini), akan mendapat chat mengerikan (ajak kenalan, ajak temenan, dan ajak ...). Pantas saja Tik-tok langsung ngetrend dan melesat sangat cepat dibanding Kakao Talk yang entah kemana saat ini nasibnya.
.
Jadi, nggak heran jika ada 2.853 laporan masuk terkait aplikasi ini. Tentu 3000-an pelapor saya kira dari orang tua yang miris dengan hadirnya aplikasi ini. Bagaimana tidak, karena tidak ada batasan umur, penyaringan konten, dan kebijakan ketat dari pihak tik-tok sendiri.
.
Sebelum menulis hal ini, saya mencoba untuk menginstal kembali "Aplikasi Goblo*" (silahkan search pakai kata kunci ini, dan pasti mengarah ke Tik-tok). Setelah berhasil, akhirnya saya login memakai akun lama. Dan hasilnya adalah blank. Tidak ada sesuatu apa pun yang ditampilkan. Artinya, jelas bahwa Kominfo memblokir aplikasi ini.
Disqus

Our Partners

Selama lima tahun, kami sudah bekerjasama dengan berbagai instansi, komunitas, maupun lembaga. Kepercayaan mereka adalah prioritas bagi kami.

  • Professionally Book Publisher
  • Melayani dengan ikhlas dan sepenuh hati kepada customer.
  • Proses pengerjaan naskah yang cepat tanpa menunggu lama.
  • Pengiriman tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.